• Sun, 21 April 2019

Barang Berbasis Sistem Pendingin

Picture Source : Internal Catalog


Barang Berbasis Sistem Pendingin (X.33)


Latar Belakang

  1. Berdasarkan konvensi Wina dan Protokol Montreal negara-negara pihak wajib untuk menghapus penggunaan Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) yang termasuk Bahan Perusak Lapisan Ozon (BPO) secara bertahap, dan melaksanakan program penghapusan penggunaan HCFC secara menyeluruh sebelum tahun 2030;
  2. Indonesia sebagai negara pihak perlu melakukan pengendalian dan pengawasan atas impor barang berbasis sistem pendingin yang menggunakan dan/atau mengandung HCFC yang berfungsi sebagai refrigerant;
  3. Dalam rangka mendorong peningkatan daya saing nasional, perlu dilakukan penyederhanaan perizinan di bidang perdagangan, khususnya Barang Berbasis Sistem Pendingin;
  4. Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam poin diatas, perlu dilaksanakan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan;

Dasar Hukum

  1. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 84/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan Impor Barang Berbasis Sistem Pendingin, ditetapkan tanggal 10 Januari 2018;
  2. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40/M-DAG/PER/5/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 84/M-DAG/PER/10/2015, ditetapkan tanggal 30 Mei 2016;
  3. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 84/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan Impor Barang Berbasis Sistem Pendingin, ditetapkan tanggal 08 Oktober 2015;
  4. Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1191/M-DAG/KEP/12/2015 tentang Penetapan Surveyor Sebagai Pelaksana Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) Barang Berbasis Sistem Pendingin, ditetapkan tanggal 29 Desember 2015;

Ruang Lingkup

Ruang lingkup VPTI meliputi data atau keterangan paling sedikit mengenai :
  1. Nama dan alamat importir dan eksportir;
  2. Jenis, uraian barang dan pos tariff / HS 10 (sepuluh) digit;
  3. Jenis dan spesifikasi refrigerant yang digunakan pada barang;
  4. Jumlah, volume atau berat;
  5. Negara asal barang;
  6. Negara dan pelabuhan muat; dan
  7. Pelabuhan tujuan;

Pengajuan VPTI

Importir sebagai subjek dari Permendag terkait, dapat mengajukan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) kepada KSO Sucofindo - Surveyor Indonesia (KSO SCISI) dengan mempersiapkan :
  1. Persyaratan umum dan dokumen pendukung terkait importasi Barang Berbasis Sistem Pendingin (BBSP), akan dipandu dalam Ketentuan VPTI untuk Barang Berbasis Sistem Pendingin (BBSP) (link unduh di bawah ini)
  2. KSO SCISI telah membuka fitur VPTI-Online sebagai bentuk kemudahan akses untuk para importir pengguna jasa VPTI (link VPTI-Online di bawah ini);
  3. Untuk pertanyaan lebih lanjut seputar VPTI, kami menyediakan call-center 1500576 dan e-mail di cs_kso@scisi.com;
No. Nama File Unduh
1a. Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 18 Tahun 2018
     Last update: 21 Mar 2018 14:18:24
2b. Peraturan Menteri Perdagangan RI No : 40/M-DAG/PER/5/2016
     Last update: 27 Dec 2016 14:02:29
3c. Peraturan Menteri Perdagangan RI No : 84/M-DAG/PER/10/2015
     Last update: 21 Mar 2018 14:18:47
4d. Keputusan Menteri Perdagangan RI No: 1191/M-DAG/KEP/12/2015
     Last update: 02 Feb 2018 08:49:24
5e. Ketentuan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) Barang Berbasis Sistem Pendingin
     Last update: 31 Jan 2018 18:27:01