10 Dec
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19

Penulis Mutia Fauzia | Editor Yoga Sukmana

Kompas.com - 07/12/2020, 11:04 WIB

Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.(ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO) Kompas.com - 07/12/2020, 11:04 WIB


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/12/07/110414426/pemerintah-bebaskan-bea-masuk-dan-pajak-impor-vaksin-covid-19.
Penulis : Mutia Fauzia
Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Kompas.com - 07/12/2020, 11:04 WIB

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/12/07/110414426/pemerintah-bebaskan-bea-masuk-dan-pajak-impor-vaksin-covid-19.
Penulis : Mutia Fauzia
Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Kompas.com - 07/12/2020, 11:04 WIB

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/12/07/110414426/pemerintah-bebaskan-bea-masuk-dan-pajak-impor-vaksin-covid-19.
Penulis : Mutia Fauzia
Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin dari perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac, tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, pemerintah memberikan fasilitas fiskal berupa pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PPN Impor) sebesar Rp 50,95 miliar.

"Perkiraan fasilitas fiskal yang diperoleh dari importasi ini sebesar Rp 50,95 miliar. Di mana untuk pembebasan bea masuk sebesar Rp 14,56 miliar dan pajak dalam rangka impor Rp 36,39 miliar," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Senin (7/12/2020).

Sri Mulyani pun menjelaskan vaksin tersebut dikemas dalam 33 paket dengan berat bruto sebesar 9.229 kilogram (kg). Adapun nilai kepabeanannya diperkirakan mencapai 20,57 juta dollar AS atau sekitar Rp 290,06 miliar.

Berdasarkan dokumen kepabeanan, jumlah vaksin yang diimpor terdiri atas 1,2 juta dosis vaksin dan 568 dosis untuk pengujian sampel.

Sri Mulyani pun menjelaskan pada tahun ini, pihak Kementerian Kesehatan telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 637,3 miliar untuk pengadaan vaksin.

Vaksin tersebut terdiri atas vaksin dari Sinovac sebanyak 3 juta dosis dan dari perusahaan biofarmasi China lain yakni CanSino sebesar 100.000 dosis.

"Sinovac yang dijadwalkan hadir di Desember dan akan berjalan seperti yang disampaikan," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani pun menjelaskan, nantinya pendanaan vaksinasi dilakukan baik melalui APBN dan secara mandiri.

Masyarakat yang vaksinasinya didanai oleh pemerintah akan ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Salah satu ketentuannya yakni usia 18 hingga 59 tahun dan tanpa komorbid atau penyakit penyerta.

"Sasaran vaksin mengikuti yang disampaikan Kemenkes atas saran dari organisasi profesi seperti Itagi (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan WHO (World Health Organization). Dalam hal ini mereka yang akan dibayar pemerintah ditetapkan target oleh Menteri Kesehatan, siapa yang akan menjadi target yakni selama ini disebutkan usia 18 tahun hingga 59 tahun dan tanpa komorbid," ucap Sri Mulyani.

(Sumber : kompas.com)