20 Mar
Bulog Sebut 50.000 Ton Gula Impor Tiba Dua Minggu Lagi



JAKARTA, iNews.id - Bulog siap menggelontorkan gula impor untuk menstabilkan harga. Saat ini, harga gula mencapai Rp18.000 per kg, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kg.

Bulog saat ini tengah menanti kedatangan gula kristal putih konsumsi impor sebanyak 50.000 ton. Gula impor itu diyakini akan memenuhi stok gula dalam negeri yang saat ini minim.


"Kurang lebih (gula) yang kita siapkan 50 ribu ton. Kita akan bagi ke seluruh wilayah," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Tri menambahkan, untuk saat ini Bulog masih menjual stok gula yang ada di pasaran dengan stok 10 ton. Sementara itu, gula impor ditargetkan tiba di tanah air dua pekan lagi.


"Saat ini kita sedang menjual stok yang ada, kami masih punya stok tapi enggak banyak, dalam perjalanan akan siap, insyallah dua minggu lagi," kata dia.

Nantinya, Bulog akan menjual gula tersebut dengan harga Rp10.500 per kg. Untuk saat ini, Bulog masih menjual gula dengan harga Rp12.500 per kg karena mengikuti harga di pasar.


Tri juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa stok kebutuhan pokok yang dimiliki pemerintah aman. Dia menyebut bahwa Bulog bersama pemerintah provinsi dan swasta akan terus mengamankan stok kebutuhan.


"Situasi aman, kemudian pasokan dari swasta juga ada, dan Bulog yakinkan bahwa stok aman dan tak perlu panic buying. Kita juga akan bergantian ke pasar lain seluruh wilayah, tidak hanya Jakarta, semua wilayah juga," ucap Tri.

(Sumber: Inews)