• Thu, 17 January 2019
10 Jan
Kemdag Optimistis Impor Baja Berkurang 30%

Ilustrasi industri baja. ( Foto: GA Photo/Mohammad Defrizal )


Kemdag siap membuat aturan yang menguntungkan pengusaha.


Permendag Nomor 110 bertujuan mengendalikan impor baja di dalam negeri.


Ridho Syukro / FER Rabu, 9 Januari 2019 | 14:42 WIB


Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemdag) sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 110 tahun 2018 tentang ketentuan impor besi atau baja dan produk turunannya dan mulai berlaku 20 Januari 2019. Permendag ini bertujuan untuk mengendalikan impor baja di dalam negeri.


Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag, Oke Nurwan mengatakan, peraturan ini sudah lama ditunggu oleh pelaku industri baja.


Pihaknya berharap dengan permendag tersebut, impor baja bisa dikendalikan dan berkurang hingga 30 persen, serta dapat meningkatkan daya saing industri lokal.

Dalam peraturan tersebut diatur tentang pengawasannya dan dilakukan oleh petugas bea cukai di kawasan Post Border.


"Selama ini permasalahan yang dikeluhkan pengusaha adalah tingginya impor baja. Semoga peraturan ini berfungsi dengan baik dalam mengendalikan impor," ujar Oke di Jakarta, Rabu (9/1).


Pada pertengahan 2018, lebih dari 50 persen baja diimpor sebesar 14,2 juta ton dan membuat neraca perdagangan defisit. Baja merupakan salah satu impor barang yang paling tinggi di Indonesia, karena dibutuhkan industri lainnya sebagai bahan baku.


Oke menuturkan, Kemdag siap membuat aturan yang menguntungkan pengusaha. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemkeu).


"Koordinasi antara lintas sektor kementerian dibutuhkan karena tidak bisa sendiri sendiri," ujarnya.


Sumber: Berita Satu