• Wed, 24 October 2018
18 Sep
NAVIGASI PERPAJAKAN : Begini Cara Penyesuaian Tarif PPh 22 Impor

Senin, 17/09/2018

Pemerintah telah mengumumkan kenaikan tarif PPh 22 Impor terhadap 1.147 komoditas. Pelaksanaannya pun sudah dimulai sejak 13 September 2018.

Namun demikian, harus diakui masih banyak pertanyaaan soal pengenaan tarif baru tersebut. Untuk lebih jelasnya, Ditjen Bea dan Cukai telah memberikan penjelasan bahwa acuan utama pengenaan tarif PPh Pasal 22 impor yang baru adalah tanggal pendaftaran Pemberitahuan Pabean (PIB, PIBK, BC 2.5, BC 2.8).


Dengan demikian, tarif PPh impor yang lama masih berlaku terhadap pemberitahuan pabean yang mendapatkan nomor pendaftaran sampai dengan pukul 24.00 WIB tanggal 12 September 2018.Tarif PPh impor yang baru akan berlaku bagi pemberitahuan pabean yang diajukan mulai pukul 00.01 WIB tanggal 13 September 2018.


Sementara itu, pemberitahuan pabean yang sudah diajukan tetapi belum mendapatkan nomor pendaftaran sampai dengan pukul 24.00 WIB tanggal 12 September 2018, misalnya karena belum dilakukan pembayaran atau telah dilakukan pembayaran tetapi masih terdapat ketentuan larangan dan pembatasan (lartas), harus dipenuhi setelah dilakukan pembayaran.


Terkait Billing yang belum dilakukan pembayaran, sistem DJBC akan memberi respons “Reject tarif PPh tidak sesuai” dan selanjutnya pengguna jasa melakukan perbaikan Pemberitahuan Pabean untuk diajukan kembali ke sistem DJBC.


Sistem DJBC selanjutnya akan menerbitkan Billing baru sejumlah total keseluruhan dengan tarif PPh yang baru.Terkait Billing yang telah dilakukan pembayaran tetapi belum mendapatkan nomor pendaftaran, sistem DJBC akan memberi respons “Reject tarif PPh tidak sesuai” dan selanjutnya pengguna jasa melakukan perbaikan Pemberitahuan Pabean untuk diajukan kembali ke sistem DJBC dengan menggunakan nomor aju yang sama.


Sistem DJBC selanjutnya juga akan menerbitkan Billing baru sejumlah selisih antara yang sudah dibayar dan yang seharusnya dibayar. Khusus untuk Pemberitahuan Pabean BC 2.5 dan BC 2.8 Billing baru dapat dibuat melalui Portal Pengguna Jasa.


DJBC telah mempersiapkan sistem sehingga diharapkan tidak ada hambatan teknis dalam pemberlakukan tarif PPh pasal 22 impor yang baru ini. Pengguna jasa yang memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi:Website resmi DJBC www.beacukai.go.id atau Contact Center Bravo Bea Cukai di nomor 1500225 E-mail info@customs.go.id. (Edi Suwiknyo)

(Sumber: Bisnis)