• Tue, 20 November 2018
14 Sep
Kementan-Satgas Pangan Awasi Impor Bawang Putih

Rabu, 12 September 2018 | 22:18

Bawang Putih


JAKARTA-Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Satgas Pangan Mabes Polri untuk mengawasi impor bawang putih. Langkah itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membalikkan posisi Indonesia, dari saat ini sebagai negara pengimpor menjadi produsen bawang putih. Upaya tersebut terus digencarkan, bahkan pemerintah menargetkan Indonesia mamu mencapai swasembada bawang putih pada 2021 mendatang.

Dirjen Tanaman Hortikultura Kementan Suwandi mengatakan, untuk mengejar target swasembada tersebut maka Kementan terus mendorong ekspansi areal pertanaman bawang putih, baik melalui program APBN, investasi, maupun swadaya. Pemerintah juga intensif menggandeng importir agar menanam bawang putih di dalam negeri dengan mengacu ketentuan dalam Permentan No 24 Tahun 2018 yang mewajibkan setiap importir memproduksi 5% dari volume pengajuan rekomendasi impornya. "Sampai 2020 nanti, kami persilakan para importir tetap mengimpor sambil terus menanam,” ungkap Suwandi di Jakarta, kemarin.

Namun pada 2021, kata Suwandi, diharapkan swasembada dan impor ditutup. Tujuannya agar pelaku usaha mempersiapkan diri sedini mungkin dengan menciptakan peluang usaha dan nantinya bermetamorfosis dari importir menjadi pengusaha bawang putih. “Caranya, importir bisa mengembangkan bawang putih sendiri maupun bermitra dengan petani kelompoktani,” kata Suwandi dalam keterangan tentang Pertemuan Nasional Koordinasi Wajib Tanam Pelaku Usaha Hortikultura di Yogyakarta. Pertemuan itu dihadiri 109 pelaku usaha dan importir bawang putih.

Di sisi lain, Suwandi mengingatkan Dinas Pertanian dan importir agar waspada dengan peredaran benih palsu. Yang dipocu oleh tingginya permintaan benih. Lalu, banyak dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab dengan memalsukan atau mengoplos bawang putih benih dengan konsumsi. “Sampai saat ini, kami hanya merekomendasikan benih lokal yakni varietas lokal lumbu hijau, lumbu kuning, lumbu putih, tawangmangu baru, sangga sembalun, dan satu jenis impor asal Taiwan bernama Great Black Leaf (GBL). Kami siap mendampingi agar tidak tertipu,” kata Suwandi.

Kepala Satgas Pangan Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, pihaknya akan menyelidiki perusahaan atau importir yang tidak taat aturan terkait wajib tanam bawang putih. Satgas Pangan melihat ada indikasi perusahaan baru yang muncul. (eme

Sumber: Investor Daily