• Fri, 17 August 2018
10 Aug
PABRIK KNSS : Impor Baja Otomotif Dapat Ditekan

Rabu, 08/08/2018 02:00 WIB

CILEGON — Kementerian Perindustrian mengharapkan kehadiran pabrik PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) dapat menekan impor bahan baku baja gulung untuk industri otomotif.

Harjanto, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, menuturkan saat ini sebagian besar baja komponen utama untuk industri otomotif dipenuhi melalui impor.

Komponen utama yang masih diimpor ini meliputi chasis, mesin, dan karoseri, sedangkan komponen lainnya telah dipenuhi oleh industri nasional.

“Hal ini memacu pengoptimalan terhadap tingkat kandungan dalam negeri (TKDN),” kata Harjanto saat acara peresmian Pabrik Galvanizing, Annealing and Processing Line KNSS di Cilegon, Banten, Selasa (7/8).

Harjanto mengatakan, kebutuhan industri otomotif untuk jenis baja Hot Rolled Steel Coil (HRC), Cold Rolled Steel Coil (CRC), dan Galvanized Steel mencapai 2 juta ton per tahun.

Dengan beroperasinya pabrik baru ini, ujarnya, kapasitas produksi baja otomotif di Tanah Air telah mencapai 1 juta ton. Dia mengatakan, sejumlah produsen baja sejenis sudah beroperasi terlebih dahulu.

“Kapasitas sebesar 480.000 ton per tahun. Sekarang sudah terserap sekitar 200.000 ton per tahun. Ke depan diharapkan terus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor serupa,” katanya.

KNSS merupakan perusahaan patungan antara Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. dengan kepemilikan masing-masing sebesar 80% dan 20%.

Adapun, untuk membangun pabrik ini, KNSS mengucurkan investasi sebesar US$300 juta. Pabrik yang dibangun sejak 2012 tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 280 orang.

Direktur KNSS Djoko Muljono menyampaikan bahwa pihaknya berupaya memenuhi standar industri otomotif nasional agar produk perusahaan dapat diterima di pasar dalam negeri.

Dia mengatakan, teknologi KNSS mampu menghasilkan lembaran baja berkualitas dan bermutu tinggi untuk menghadapi kebutuhan mobil berstandar tinggi. KNSS optimistis produk-produk yang dihasilkan akan diterima baik oleh pasar domestik maupun luar negeri.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan akan melindungi pasar industri baja di dalam negeri dari serbuan produk impor seiring dengan peningkatan kapasitas produksi di tingkat global.^(Anggara Pernando)

(Sumber: Bisnis)