• Fri, 17 August 2018
02 Aug
Buwas Belum Mau Impor Beras Tambahan

Senin, 01/08/2018


JAKARTA - Kompas.com – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan. Bulog tak berencana melakukan impor beras tambahan. Menurut dia, beras yang baru masuk ke Indonesia sebanyak 22.500 ton merupakan sisa beras impor terdahulu.

Sebelum menjabat sebagai Dirut Bulog, kata Buwas, sudah ada kontrak imporberas sebanyak 1,2 juta ton. Namun, belum semua beras impor itu masuk ke Indonesia.

“Itu adalah impor sebanyak 1,2 juta ton yang lalu baru berdatangan sekarang. Ada permasalahan dengan kedatangan itu. Karena itu, saya bilang tidak mau impor dulu karena yang lama saja belum kami hitung,” ujar Budi di kantornya, Selasa (31/07/2018).

Budi menambahkan, pihaknya mendapatkan izin perpanjangan impor beras hingga Agustus 2018.

Perpanjangan tersebut diberikan agar Bulog tak di kenakan sanksi karena masih adanya beras impor yang belum masuk ke Indonesia.

“Itu ujin perpanjangan agar kita tidak kena demurrage. Itu barang udah datang lama, sudah di gudang Bea Cukai. Secara administrasi kita harus perpanjang,” ucap dia.

Budi mejelaskan, dari kontrak yang telah ada tak semuanya harus direalisasikan. Bulog akan mengutamakan serapan beras di dalam negeri. “Kita lihat serapan dalam negerinya berapa. Kalau sudah cukup itu kita pending (tunda). Bukan berarti kami batalkan, tetapi kami pending, jadi stok kita di luar negeri,” kata Budi.


Sumber: Kompas