• Sat, 21 October 2017
10 Aug
80% Kebutuhan Susu di Indonesia Masih Impor

Rabu, 09/08/2017

Jakarta - Produksi susu nasional hingga saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Lantas, berapa banyak kebutuhan susu nasional, dan berapa pasokan lokal serta impor?

Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Subandi, menjelaskan kebutuhan konsumsi susu nasional berkisar antara 4,45 juta ton atau setara dengan 17,2 kg setiap orang per tahunnya.

"Hingga 2016 lalu, rata-rata konsumsi susu nasional tercatat berada di angka 4,45 juta ton, atau setiap orang rata-rata mengkonsumsi susu 17,2 kilogram per tahun," kata Subandi dalam diskusi Susu Sebagai Sumber Nutrisi yang Terjangkau dan Pendorong Pemberdayaan UMKM, di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Namun, dari total kebutuhan susu nasional, pelaku usaha lokal baru bisa memenuhi sekitar 20 persen.

"Dari 4,45 juta ton itu, yang baru bisa terpenuhi 20 persen. Kira-kira 852 ribu ton yang baru bisa terpenuhi," terang Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM bidang Hubungan Antar Lembaga, Abdul Kadir.

Dengan kata lain, sekitar 80 persen kebutuhan konsumsi susu nasional masih dipenuhi dari impor.

"Ya selama ini kita 80 persen tercukupi dari impor. Itu dari Australia, dan Selandia," kata Abdul
Merespons kondisi ini, pemerintah mengajak produsen susu dapat berkolaborasi atau bermitra dengan para peternak sapi perah lokal sebagai pemasok bahan baku.

"Dari kerja sama ini ada dua keuntungan, produsen mendapatkan pasokan bahan baku, dan di saat yang sama kesejahteraan peternak sapi akan meningkat," tutur Subandi.

 

(Sumber: Detikfinance)